21 Maret 2011

UPDATE CHANNEL FREKUENSI PARABOLA 2011

Sangat menyebalkan memang pada saat kita akan menyaksikan siaran televisi yg menarik untuk ditonton akan tetapi channel dimana tayangan itu disiarkan ternyata hilang. Contohnya saya sendiri, ingin sekali menyaksikan tayangan perdana Moto GP 2011 yg dijadwalkan secara live di Trans 7 dini hari semalam, tapi ternyata yg terlihat di pesawat televisi hanya layar hitam. Sungguh menyebalkan! Entah karena frekuensi satelitnya yg berubah atau apalah namanya. Mungkin apabila saat yg menyakitkan itu terjadi di siang hari, saya sudah meluncur ke toko servis parabola dan bersedia merogoh kantong untuk jasa mereka meski hanya untuk membayar 1 siaran/channel TV saja. Tapi kali ini tengah malam... Berbeda ruang dan waktu serta sangat mendesak, disaat itu kadang AKAL yg diberikan tuhan untuk membedakan manusia dgn binatang ini barulah aktif bekerja.

Melalui Handphone bermodalkan Operamini yg tersambung GPRS serta sebatang rokok dimulut mulailah saya berseluncur kesana-kemari bertekad mencari solusi, mencoba keberuntungan. Akhirnya ketemu gan...! dan saya pun bisa ikut menyaksikan.
Berikut adalah update frekuensi channel/stasiun tv nya:

Untuk Satelit TELKOM
TRANS 7, TRANS TV, ANTEVE, dll.
lebih jelasnya klik disini.


Untuk Satelit PALAPA
SCTV, RCTI, INDOSIAR, dll.
lebih jelasnya klik disini

Tinggal di edit saja melalui receiver parabola anda, dan kebetulan saya menggunakan receiver VENUS, pastinya telah berhasil dong saya terapkan! mungkin pada awalnya sedikit membingungkan, tapi saya saja bisa kenapa kalian tidak???
Yg penting berusaha dulu lah...  Daripada harus merogoh kantong untuk suatu hal yg padahal bisa dilakukan sendiri, bukankah itu terhitung percuma???!!!

sumber :
ridhofitra.info
Baca selengkapnya - UPDATE CHANNEL FREKUENSI PARABOLA 2011

15 Maret 2011

Rangkuman Daftar Peristiwa Tsunami di Dunia



Seperti yg kita ketahui, akibat dari gempa yg menyebabkan tsunami selalu saja memakan korban yg tidak sedikit. berikut adalah rangkuman mengapa dan bagaimana proses tsunami itu bisa terjadi.

Tsunami dapat terjadi jika terjadi gangguan yang menyebabkan perpindahan sejumlah besar air, seperti letusan gunung api, gempa bumi, longsor maupun meteor yang jatuh ke bumi. Namun, 90% tsunami adalah akibat gempa bumi bawah laut. Dalam rekaman sejarah beberapa tsunami diakibatkan oleh gunung meletus, misalnya ketika meletusnya Gunung Krakatau.
Gerakan vertikal pada kerak bumi, dapat mengakibatkan dasar laut naik atau turun secara tiba-tiba, yang mengakibatkan gangguan keseimbangan air yang berada di atasnya. Hal ini mengakibatkan terjadinya aliran energi air laut, yang ketika sampai di pantai menjadi gelombang besar yang mengakibatkan terjadinya tsunami.
Kecepatan gelombang tsunami tergantung pada kedalaman laut di mana gelombang terjadi, dimana kecepatannya bisa mencapai ratusan kilometer per jam. Bila tsunami mencapai pantai, kecepatannya akan menjadi kurang lebih 50 km/jam dan energinya sangat merusak daerah pantai yang dilaluinya. Di tengah laut tinggi gelombang tsunami hanya beberapa cm hingga beberapa meter, namun saat mencapai pantai tinggi gelombangnya bisa mencapai puluhan meter karena terjadi penumpukan masa air. Saat mencapai pantai tsunami akan merayap masuk daratan jauh dari garis pantai dengan jangkauan mencapai beberapa ratus meter bahkan bisa beberapa kilometer.
Gerakan vertikal ini dapat terjadi pada patahan bumi atau sesar. Gempa bumi juga banyak terjadi di daerah subduksi, dimana lempeng samudera menelusup ke bawah lempeng benua.
Tanah longsor yang terjadi di dasar laut serta runtuhan gunung api juga dapat mengakibatkan gangguan air laut yang dapat menghasilkan tsunami. Gempa yang menyebabkan gerakan tegak lurus lapisan bumi. Akibatnya, dasar laut naik-turun secara tiba-tiba sehingga keseimbangan air laut yang berada di atasnya terganggu. Demikian pula halnya dengan benda kosmis atau meteor yang jatuh dari atas. Jika ukuran meteor atau longsor ini cukup besar, dapat terjadi megatsunami yang tingginya mencapai ratusan meter.
Gempa yang menyebabkan tsunami
  • Gempa bumi yang berpusat di tengah laut dan dangkal (0 - 30 km)
  • Gempa bumi dengan kekuatan sekurang-kurangnya 6,5 Skala Richter
  • Gempa bumi dengan pola sesar naik atau sesar turun
Laman media ilmiah Livescience.com mencatat daftar tsunami maha dahsyat yang pernah terjadi di bumi.
6.000 SM
Gugusan salju besar di Sisilia longsor dan jatuh ke laut. Longsor yang terjadi pada 8 ribu tahun lalu ini memicu bencana tsunami tersebar di Laut Mediterrania. Tidak ada catatan sejarah bencana ini. Hanya para ilmuwan geologi memperkirakan tsunami dengan kecepatan 320 kilometer per jam ini mencapai ketinggian gedung 10 lantai.
1 November 1755
Setelah gempa yang menghancurkan Lisbon, Portugal, dan mengguncang sebagian besar Eropa. Orang-orang banyak yang berlindung di perahu. Namun, tsunami justru terjadi. Tak pelak bencana ini menewaskan lebih dari 60 ribu orang.
27 Agustus 1883
Letusan Gunung Krakatau di Selat Sunda, memicu tsunami yang menenggelamkan pesisir Sumatera, Jawa bagian utara, dan Kepulauan Seribu. Kekuatan gelombang bisa menyeret karang seberat 600 ton ke pantai. 36 ribu orang meninggal sia-sia.
15 Juni 1896
Gelombang setinggi 30 meter muncul sesaat setelah terjadi gempa di Jepang. Seluruh pantai timur disapu tsunami itu. 27 ribu orang meninggal.
1 April 1946
Gempa besar di Alaska menimbulkan gelombang besar di Hawaii. Bencana yang sering disebut sebagai misteri “April Fools Tsunami” itu menewaskan 159 orang.
9 Juli 1958
Gempa berkekuatan 8,3 SR di Alaska menyebabkan gelombang besar hingga 576 meter di Teluk Lituya, Alaska. Ini merupakan tsunami terbesar yang tercatat di zaman modern. Untung saja, tsunami terjadi di tempat terisolir, sehingga tidak menimbulkan banyak korban. Tsunami ini hanya menyebabkan dua nelayan meninggal dunia, karena kapalnya karam diterjang ombak.
22 Mei 1960
Gempa bumi terbesar yang pernah tercatat sebesar 8,6 SR di Chile. Gempa ini menciptakan tsunami yang menghantam Pantai Chile dalam waktu 15 menit. Gelombang tinggi terjadi hingga 25 meter. Tsunami ini menewaskan 1.500 orang di Chile dan Hawaii.
27 Maret 1964
Gempa Alaska “Good Friday” berkekuatan 8,4 SR, menimbulkan gelombang 67 meter di kawasan Valdez Inlet, Alaska. Gelombang dengan kecepatan 640 kilometer per jam ini menewaskan lebih dari 120 orang. Sepuluh orang di antaranya dari Crescent City, California, yang juga mendapat kiriman ombak setinggi 6,3 meter.
23 Agustus 1976
Tsunami di Filipina barat daya menewaskan 8 ribu orang. Gelombang besar ini juga dipicu gempa bumi di sekitar pantai.
17 Juli 1998
Gempa dengan kekuatan 7,1 SR menghasilkan tsunami di Papua Nugini. Gelombang besa dengan cepat membunuh 2.200 orang.
26 Desember 2004
Gempa maha dahsyat dengan kekuatan 9,3 SR mengguncang di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Gempa paling besar sepanjang 40 tahun terakhir ini menimbulkan gelombang tinggi di Sumatera Utara, Pantai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.
Setidaknya 320 ribu orang dari delapan negara meninggal dunia. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah.
28 Maret 2005
Tiga bulan kemudian tsunami juga terjadi di Sumatera. Gempa di lepas pantai Nias yang berkekuatan 8,7 SR itu memicu tsunami besar yang menewaskan 1.300 orang di Pulau Nias, Sumatera Barat.
11 Maret 2011
Baru-baru ini Gempa dahsyat 9 skala Richter yang mengguncang Jepang  Jumat 11 Maret 2011 memicu tsunami yang menerjang pesisir timur Negeri Sakura.
Korban diperkirakan mencapai 10.000 orang. Perdana menteri Jepang, Naoto Kan, menyebut tragedi ini merupakan yang terburuk sesudah  Perang Dunia Kedua.
Satelit GeoEye mengabadikan gambar sebelum dan sesudah terjangan tsunami di sejumlah kota di Jepang pada 4 April 2011. Foto sebelum tsunami diambil pada Jumat 4 Maret 2011, sementara foto paska tsunami diambil pada Sabtu 12 Maret 2011.

(Kota Yuriagi sebelum tsunami)
Miyagi sebelum tsunami
(Setelah tsunami)
Miyagi setelah tsunami
(Kota Ishinomaki sebelum tsunami)
Ishinomaki sebelum tsunami
(paska tsunami)
Ishinomaki pasca gempa
(Kota Natori sebelum tsunami)
Natori sebelum tsunami
(sesudah tsunami)
Natori pasca tsunami
(News.com.au)


Dan... percaya atau tidak selain Jepang, ternyata Indonesia juga termasuk negara yg paling beresiko terkena tsunami di dunia.

sumber:
Baca selengkapnya - Rangkuman Daftar Peristiwa Tsunami di Dunia

14 Maret 2011

GANJA

Marijuana (bahasa Inggris), tampee (bahasa Inggris Jamaika), pot, maui wowie, weed, dope atau green stuff (slang bahasa Inggris), cimeng, baks, skab, atau gele (slang bahasa Indonesia). Di beberapa negara tumbuhan ini tergolong narkotika, walau tidak terbukti bahwa pemakainya menjadi kecanduan, berbeda dengan obat-obatan terlarang yang berdasarkan bahan kimiawi dan merusak sel-sel otak, yang sudah sangat jelas bahayanya bagi umat manusia. Di antara pengguna ganja, beragam efek yang dihasilkan, terutama euforia (rasa gembira) yang berlebihan serta hilangnya konsentrasi untuk berpikir di antara para pengguna tertentu.
 Efek negatif secara umum adalah pengguna akan menjadi malas dan otak akan lamban dalam berpikir. Namun, hal ini masih menjadi kontroversi, karena tidak sepenuhnya disepakati oleh beberapa kelompok tertentu yang mendukung medical marijuana dan marijuana pada umumnya. Selain diklaim sebagai pereda rasa sakit, dan pengobatan untuk penyakit tertentu (termasuk kanker), banyak juga pihak yang menyatakan adanya lonjakan kreativitas dalam berpikir serta dalam berkarya (terutama pada para seniman dan musisi).
Berdasarkan penelitian terakhir, hal ini (lonjakan kreativitas), juga dipengaruhi oleh jenis ganja yang digunakan. Salah satu jenis ganja yang dianggap membantu kreativitas adalah hasil silangan modern "Cannabis indica" yang berasal dari India dengan "Cannabis sativa" dari Barat. Jenis ganja silangan inilah yang tumbuh di Indonesia.
Efek yang dihasilkan juga beragam terhadap setiap individu. Segolongan tertentu ada yang merasakan efek yang membuat mereka menjadi malas, sementara ada kelompok yang menjadi aktif, terutama dalam berfikir kreatif (bukan aktif secara fisik seperti efek yang dihasilkan metamfetamin). Ganja, hingga detik ini, tidak pernah terbukti sebagai penyebab kematian maupun kecanduan. Bahkan, di masa lalu dianggap sebagai tanaman luar biasa, di mana hampir semua unsur yang ada padanya dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Hal ini sangat bertolak belakang dan berbeda dengan efek yang dihasilkan oleh obat-obatan terlarang dan alkohol, yang menyebabkan penggunanya menjadi kecanduan hingga tersiksa secara fisik, dan bahkan berbuat kekerasan maupun penipuan (aksi kriminal) untuk mendapatkan obat-obatan kimia buatan manusia itu.

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak.
Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber narkotika dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan.
Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan narkotika yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali.

Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan. Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong.
Menyadari bahaya dari dampak yang dapat ditimbulkan akibat penyalahgunaan ganja, maka berdasarkan Undang - undang Nomor 22 Tahun 1997 tentang Narkotika, Pemerintah menetapkan ganja (bersama opium (beserta aneka turunannya), kokain, heroin dan beberapa jenis narkotika lainnya) termasuk dalam Narkotika Golongan I (satu) yang artinya hanya boleh digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan sama sekali tidak boleh digunakan dalam terapi apapun karena berpotensi sangat tinggi untuk mengakibatkan ketergantungan.

Di luar negeri penggunaan ganja ternyata dibedakan, yaitu penggunaan untuk industri dan untuk penggunaan terlarang. Ganja untuk pengunaan terlarang dikenal sebagai cannabis, sedangkan untuk penggunaan industri dikenal dengan istilah hemp. Sementara di Indonesia tidak mengenal perbedaan ini. Hal ini seperti tercantum dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1997. Di situ disebutkan bahwa ganja termasuk sebagai narkotika. Salah satu sebab mengapa ganja menjadi tumbuhan terlarang adalah karena zat THC. Zat ini bisa mengakibatkan pengguna menjadi "mabuk" sesaat jika salah digunakan. Sebenarnya zat THC dalam tumbuhan ganja dapat dikontrol kualitas dan kadarnya jika ganja dikelola dan dipantau dengan proses yang benar.
Ganja acap kali disalah artikan dengan mengategorikannya sebagai hard-drugs, seperti kokain, heroin, putaw, juga alkohol dan sejenisnya. Kita juga tidak bisa memungkiri sekarang ini akses untuk mendapatkan berbagai drugs dari yang soft ataupun yang hard sudah sangat mudah. Tetapi pendidikan secara transparan mengenai fakta nyata persoalan drugs tidak pernah ada yang sampai ke masyarakat. Masyarakat hanya dipropaganda bahwa semua drugs itu jelek. Efek dari hal ini adalah penyalahgunaan.

sumber :
wikipedia
debat legalisasi
Baca selengkapnya - GANJA

07 Maret 2011

Kedai Kopi Hawaii Kijang

Bagi kami sebagai warga asli kijang-bintan kepulauan riau, ngupi atau ngopi, baik itu minumnya teh, es, sirup ato kopi sekalipun.. Ya tetap saja kami menyebutnya ngupi, Karena nongkrongnya dikedai kopi!!! Ada beberapa tempat yg menurut sebagian org daerah Kijang ini adalah surganya kopi. Alasannya???
Ya tentu dikarenakan banyaknya kedai kopi yg bertebaran, Tapi yg jelas bukan karena itu saja! Jika berbicara soal mutu dan kenikmatan rasa, ini lebih tepatnya yg seharusnya dijadikan alasan.
Salah satunya Kedai Kopi Hawaii, adalah tempat ngupi terfavorit di Kijang. pengunjungnya dimulai dari pagi hingga menjelang sore tak pernah sepi.

Apa sich bedanya kopi disini dibanding dgn kopi didaerah lainnya?

Jika ada yg bertanya demikian, sudah pasti tidak akan bisa penulis terangkan secara teori. Karena daripada meracau ga tentu arah lebih baik langsung saja ke lokasi.
Meluncur... Langsung pesan! rasakan sendiri, Masalah harga ga usah takut, secangkir kopi disini gak akan membuat duniamu kiamat. Dijamin Murrraaaah...! Toh buktinya pengangguran pun bisa nongkrong disini berjam-jam, tiap hari lagi. jgn salah! kedai kopi hawaii di kijang ini selain terkenal karena cita rasa kopi nya yg lain dari yg lain, ternyata jg tempatnya sarana bertukar informasi. Apalagi sebagian masyarakat disini khususnya cowok/pria, ngupi adalah hobi. Inspirasi akan terbuka dikala berhadap2an, berbicara dan menatap kehidupan keseharian. Dan akhirnya kita tau bukan kopinya yg membedakan rasa, akan tetapi kedai kopinya.

Kedai kopi hawaii di Kijang ini, telah lama ada dan dikatakan sebagai bapak bagi kedai kopi lainnya didaerah bintan. Bisa bertahan sampai sekarang ini dikarenakan rasa dan aroma racikan mautnya, yg membuat pelanggan betah tak bisa lari.

Kijang kota, Kab. Bintan / Kec. Bintan Timur (Kepulauan Riau) bisa dikatakan Daerah yg terkenal dgn kedai dan aroma kopinya. Jadi, bagi yg ngakunya penikmat kopi sejati yg berada diluar daerah, kedai kopi yg satu ini tentu saja sudah wajib untuk anda kunjungi!!
Baca selengkapnya - Kedai Kopi Hawaii Kijang

04 Maret 2011

Tepian TAMKOT (Taman Kota Kijang)



Senja... bagiku tiada yg lebih asyik selain duduk tiada beralas disini. Secangkir kupi atau lebih menjadi pelengkap kesejukan hati. Bermanjakan operamini di genggaman tak jarang kami saling bertukar informasi, meski kadang pandangan ini mengarah tak menentu menatap hiruk pikuk keramaian senja ditepian ini.
Tempat ini lah kami bercerita.. mengolah cara pandang berpikir, bersosialisasi dan apapun menurut kemauan hati.

Tepian yg dulunya suram kini telah menunjukkan wujud yg sesungguhnya. Siapa yg menyangka, tempat yg dulunya sering digunakan sbg tempat mabuk-mabukkan dan tak jarang digunakan utk mesum, kini seolah-olah terlahir menjadi sesuatu yg baru, nafas baru dan maskot tersendiri bagi daerah ini.
mungkin memang tak sebanding dgn apa yg kita temui dikota lain. namun, Tempat ini adalah tujuan relaksasi bagi kami penduduk asli Kijang, Kabupaten Bintan Kepulauan Riau. karena Tanpa harus mengeluarkan dana sekalipun semua bisa turut menikmati.

Letak Lokasinya yg strategis menjadikan tempat ini ibarat tujuan navigasi bagi mereka atau kami yg haus inspirasi.
Baca selengkapnya - Tepian TAMKOT (Taman Kota Kijang)

posting populer

Arsip Blog

  © Blogger template 'Ultimatum' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP